Tulisan yang mempunyai pengait kata ‘fiksi’

September 8, 2011

Pemenang Pulitzer untuk Kategori Fiksi

1910an

1920an

Juni 2, 2011

Aku Orang Sombong

“Aku orang sombong … Aku orang sombong … Aku orang sombong” ucap seorang kaya sepanjang perjalanannya ke rumah. Ia baru saja mendengar ceramah di masjid tentang kesombongan dan posisi orang sombong di akhirat nanti.

“Aku orang sombong … aku orang sombong … aku tidak akan menjadi sombong lagi … aku bertobat, ya Allah …” ia mengatakannya sambil menunduk menyesali masa lalunya menjadi orang sombong. Saat itu ia akan berpapasan dengan seorang kakek di perempatan jalan.

“Sedekahnya pak,” ucap seorang kakek berjanggut putih panjang berpakaian lusuh tanpa alas kaki.

Si orang kaya berhenti melangkah.

“Hei, pengemis!” bentak si orang kaya. “Tidakkah kaulihat aku sedang bersedih? Tidakkah kau mendengar aku sedang menyesali dosa-dosaku?”

Si kakek pengemis hanya terpaku.

“Dasar pengemis. Pergilah dari sini!” kata si orang kaya. Dan si kakek pengemis pun melangkah pergi meninggalkan si orang kaya yang aneh.

Tapi tiba-tiba si orang kaya teringat pada si penceramah yang memiliki jenggot putih mirip dengan si pengemis tadi. Ia selalu teringat si penceramah jika melihat jenggot putih. Dan jika teringat pada si penceramah, maka ia ingat akan ceramahnya.

Ia terdiam, dan kemudian berlari sambil berteriak, “Aku orang sombong … aku orang sombong … aku orang sombong … terkutuklah aku … terkutuklah aku.”

Kaitkata:
Maret 30, 2010

Rudi Dan Sari

Oleh Ali Reza

Di sini, sebagaimana mereka bertemu; di sebuah toko buku di hari minggu di bulan Juni.

Rudi sedang melihat-lihat novel-novel ketika mendengar beberapa gadis muda bicara tentang novel teenlit terbaru. Dia mengakui bahwa teenlit memang populer dengan bahasa yang mudah ditangkap. Tapi, pikirnya, membaca buku-buku seperti itu hanya membuang-buang waktu. Terlebih buku lokal. Gaya penulisannya payah, nama-nama tokohnya tidak masuk akal, alurnya melompat-lompat dengan dialog yang buruk. Untungnya dia tumbuh sebagai laki-laki. Untungnya dia bisa menentukan sendiri pilihan bukunya sehingga tidak mudah terbawa oleh tren sesaat atau karena bujukan teman. Lagipula sudah banyak terbit novel bagus terjemahan meski ada beberapa terjemahan yang kurang pas.

Maret 20, 2010

Steik Tuna Mr Obama

Oleh Ali Reza


“Kami makan di restauran,” Keith berkata “Aku, Mr Obama dan Mrs Michelle, dan Dr Lee.” Matanya menunjukkan keseriusannya, aku mencoba mempelajari teknik meyakinkan seseorang melalui matanya, sesuatu yang tidak kudapat di Harvard. Keith adalah pasien baruku sehingga aku harus benar-benar mempelajari catatan medisnya. Ia mengalami gangguan nafas akut, demam di malam hari dan sering mengeluh masalah ginjalnya. Terapi yang diberikan Dr Lee hanya pengobatan jangka pendek dan ini sangat menggangguku. Tapi aku dokter yang berpengalaman. Aku tahu lebih dari dua ribu komposisi obat bersama dengan nama patennya meski hanya sembilan puluh persen aku hapal harganya. Aku selalu meminta Bob untuk membelikanku buku daftar obat terbaru untuk upayaku mengikuti perkembangan obat.

Kaitkata: , , ,
September 30, 2009

Menulis Yang Memesona I

Oleh Ali Reza

Saya sudah menulis puluhan cerpen, sebagian bisa kamu baca di blog ini. Tentu saja menurut saya sendiri atau menurut pembaca ada yang bagus dan ada pula yang kurang. Saya mengakui kekurangannya dan saya bersyukur jika tulisan saya menyenangkan pembaca. Di samping itu, dalam menyelesaikan tulisan tersebut ada yang membutuhkan waktu lama ada juga yang dalam hitungan jam meski secara kualitas waktu bukanlah sebuah perbandingan. Lalu ada juga kala saya menulis dalam bad mood atau dalam keadaan good mood. Begitu banyak pengalaman (jika bukan disebut hambatan) dalam menulis. Tapi tahapan penting yang harus dilalui adalah menyelesaikannya, entah itu nantinya akan menjadi satu halaman atau seratus halaman. Seperti tugas saya dalam menulis artikel ini adalah menyelesaikannya. Dengan menyelesaikannya, kita, atau orang lain bisa menilai kualitas tulisan kita. Tentu saja untuk menyelesaikannya kita akan melalui tahap-tahap seperti menentukan sudut pandang tokoh, setting, ide cerita, dsb. Sekarang jika kamu sudah menentukan akan membuat sebuah tulisan, maka bersumpahlah untuk menyelesaikannya.

September 27, 2009

B r o k e b a c k M o u n t a i n

Annie Proulx

Ennis Del Mar wakes before five, wind rocking the trailer, hissing in around the aluminum door and window frames. The shirts hanging on a nail shudder slightly in the draft. He gets up, scratching the grey wedge of belly and pubic hair, shuffles to the gas burner, pours leftover coffee in a chipped enamel pan; the flame swathes it in blue. He turns on the tap and urinates in the sink, pulls on his shirt and jeans, his worn boots, stamping the heels against the floor to get them full on. The wind booms down the curved length of the trailer and under its roaring passage he can hear the scratching of fine gravel and sand. It could be bad on the highway with the horse trailer. He has to be packed and away from the place that morning. Again the ranch is on the market and they’ve shipped out the last of the horses, paid everybody off the day before, the owner saying, “Give em to the real estate shark, I’m out a here,” dropping the keys in Ennis’s hand. He might have to stay with his married daughter until he picks up another job, yet he is suffused with a sense of pleasure because Jack Twist was in his dream.

The stale coffee is boiling up but he catches it before it goes over the side, pours it into a stained cup and blows on the black liquid, lets a panel of the dream slide forward. If he does not force his attention on it, it might stoke the day, rewarm that old, cold time on the mountain when they owned the world and nothing seemed wrong. The wind strikes the trailer like a load of dirt coming off a dump truck, eases, dies, leaves a temporary silence.


September 26, 2009

Why Serious, son?

joker_wizardmagfull

September 25, 2009

Hack Heaven

oleh Stephen Glass

Ian Restil, seorang hacker komputer berusia 15 tahun yang lebih menyerupai Bill Gates muda, sedang kesal.